• Lingkungan - Profil

    David Hidayat, Anak Nelayan Penjaga Laut

    Keputusan yang diambil David mungkin sangat berbeda dari pemuda kebanyakan. Di saat banyak sarjana berbondong-bondong mencari pekerjaan yang dipandang keren, David malah kembali ke kampung halamannya untuk memperbaiki ekosistem laut dan melakukan pemberdayaan masyarakat. Tantangan dari orang tua dan masyarakat tak membuatnya menyerah, hingga ia mendapat penghargaan SATU Indonesia Awards tahun 2022 dari Astra. Mengenal David Hidayat, Si Anak Nelayan Laki-laki kelahiran 28 Agustus 1987 mempunyai ayah seorang nelayan. Orang tuanya menaruh harapan besar agar ia bekerja di kantor besar perkotaan. Ia tumbuh di sekitar pesisir tepartnya di Desa Nagari Sungai Pinang, Kabupaten Pesesir Selatan.Keinginannya untuk menjaga laut ini bermula…

  • Lingkungan - Profil

    Semilir Ecoprint, Sustainable Fashion oleh Alfira Oktaviani

    Isu kesadaran lingkungan saat ini mulai banyak dibicarakan. Karena saat ini memang banyak industry yang menggunakan bahan yang merusak lingkungan termasuk di dunia fashion. Banyak produk fast fashion yang dibuat menjadi limbah termasuk di Indonesia. Namun, kita juga perlu bersyukur, semakin banyak industry maupukan UMKM yang mulai menciptakan inovasi produk ramah lingkungan seperti Alfira Oktaviani, wanita asal yogakarta asal Bengkulu yang menciptakan produk fesyen lokal ramah lingkungan. Kisah Inspiratif Alfira yang Mendirikan Semilir Ecoprint Alfira Oktaviani adalah seorang ibu rumah tangga yang juga berwirausaha (mompreneur) serta memiliki minat besar dalam dunia fashion dan seni. Ketertarikannya pada kedua bidang tersebut mendorongnya…

  • Lingkungan - Profil

    Plepah, Solusi Hijau Limbah Pelepah Pinang dari Rengkuh Banyu

    Siapa sangka dari pelepah pohon pinang bisa jadi sebuah karya inovatif sekaligus solusi wadah makanan yang ramah lingkungan. Itulah yang dilakukan oleh Rengkuh Banyu Mahandaru, pemenang Apresiasi SATU Indonesia Award 2023 dari ASTRA. Pria kelahiran Garut, 26 Juli 1991 merupakan inisator program Plepah, sebuah insiatif memberdayakan masyarakat di area konservasi dengan mengolah produk hasil hutan non kayu limbah pertanian (pelepah Pinang). PLEPAH, Ide Limbah Pelepah Pinang Jadi Kemasan Plepah awalnya terinspirasi dari sebuah riset di India dimana masyarakatnya menggunakan alat makan dengan bahan yang ramah lingkungan setiap hari. Namun jika dilihat dari kebiasaan masyarakat Indonesia saat ini, Rengkuh Banyu pun…

  • Lingkungan - Profil

    Siti Salamah, Penggerak Sistem Pengelolaan Sampah

    Indonesia, saat ini masih terus bergumul dengan persoalan klasik sejak lama, masalah pengelolaan sampah. Timbunan sampah ini hampir dialami seluruh daerah di Indonesia, yang tidak hanya merusak lingkungan tetapi juga mengacam kesehatan masyarakat. Dari data SISPN (Sistem informasi Pengelolaan Sampah Nasional), ada 21,45 juta timbunan sampah secara nasional dari 200 kabupaten/kota di Indonesia. Dari banyaknya jumlah sampah itu, masih ada sekitar 8 juta ton atau 31,92 persen sampah yang belum dikelola dengan baik dan sampah plastic menempati urutan kedua dengan porsi 15,73 opersen (Databooks). Edukasi tentang ajakan membuang sampah tampak belum terlalu membuahkan hasil. Banyak sampah rumah tangga yang tidak…

  • Lingkungan

    Potensi Energi Terbarukan untuk Atasi Krisis Iklim di Indonesia

    Perubahan iklim yang saat ini menjadi isu di setiap negara di dunia memang harusnya jadi perhatian kita. Tak dapat dielak, dampak krisis iklim tersebut telah dirasakan oleh semua termasuk Indonesia. Cuaca panas ekstrem, kebakaran hutan, polusi hingga banyaknya bencana hidrometeorologi hanya beberapa diantaranya. Dampak berubahanya system iklim ini berdampak pula pada alam dan kehidupan manusia seperti kualitas dan kuantitas air, Kesehatan, pertanian,habitat flora dan fauna di hutan hingga ekosistem wilayah pesisir. Dilansir dari website feb.ugm.ac.id, 91% emisi Indonesia berasal dari sektor lahan dan energi seperti pembukaan hutan, pembakaran lahan dan pemakaian energi. Padahal Indonesia telah menandatangani Paris Agreement pada tahun…

  • Lingkungan

    Aksi Orang Muda Jaga Bumi

    Setiap hari aku melewati jalan menuju Pantai Jakat Bengkulu saat antar jemput anak. Di salah satu sisi jalan jelas tertulis larangan membuang sampah. Namun semakin aktif pemerintah daerah mengajak untuk tidak membuang sampah sembarangan, makin tak peduli pula masyarakat membuang sampah disana. Aneka ragam sampah berkumpul, paling banyak sampah rumah tangga. Banyaknya masyarakat yang membuang sampah sembarangan ini diperparah karena sampah rumah tangga harian yang dihasilkan begitu tinggi. Kabarnya bahkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Air Sebakul di Bengkulu tak lagi mampu menampung sampah. Padahal sampah dari sisa makanan menjadi salah satu pemicu meningkatnya emisi karbon. Seolah kontras dengan misi pengentasan…

  • industri - Lingkungan

    Program Water Management PGN SAKA, Bentuk Kepeduliaan Menjaga Air

    PGN Saka adalah anak usaha PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) yang berdiri pada tahun 2011. Bergerak di usaha hulu minyak dan gas bumi, Saka Energi menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan melalui water management program agar sumber air tetap terjaga dari pencemaran. Kenapa Water Management Penting untuk Perusahaan? Akses air merupakan kebutuhan dasar manusia yang sejalan dengan program sustainable development goals. Untuk itu penyediaan air bersih dan layak konsumsi menjadi sebuah program yang harus dilakukuan oleh semua pihak tak terkecuali perusahaan. Permasalahan mengenai air menjadi perhatian serius, salah satunya masalah pencemaran air dari limbah hasil kegiatan manusia. Apabila air tercemar,…

  • Lingkungan

    Lahan Gambut Rentan Terbakar, Waspada Karhutla

    Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia adalah salah satu masalah lingkungan tahunan yang terus kita hadapi. Tentu kita masih ingat akan kebakaran besar di tahun 2015 yang menjadi salah satu kasus kebakaran terburuk dimana ada 2,6 juta hektar lahan terbakar di 32 provinsi. Faktanya, karhutla besar 2015 itu 33 persennya merupakan lahan gambut kaya karbon yang membuat membuat jutaan orang terpapar kabut beracun yang setara 3x lipat emisi gas rumah kaca tahunan Indonesia. Kebakaran hutan yang dampaknya turut dirasakan negara tetangga itu bukanlah serta merta kebakaran hutan alami karena el nino. Namun lebih disebabkan oleh aktivitas manusia yang membuka…

  • Lingkungan

    Jaga Bumi Tugas Kita, Ayo Bergerak Bersama Berdaya!

    “Sepele jadi berbahaya, aksi kecil berdampak besar.” Kalimat ini mungkin tepat untuk menggambarkan hubungan kebiasaan yang dilakukan manusia setiap hari dengan alam. Hal sepele seperti membuang sampah plastik sembarangan setiap hari. Coba bayangkan jika semua penduduk dunia beranggapan serupa. Tinggal tunggu hari saja dunia layaknya lautan sampah. Namun sebaliknya, aksi kecil menjaga lingkungan yang dilakukan secara bersama-sama akan membantu menyelamatkan bumi yang sedang tidak baik-baik saja. Lingkungan Indonesia Banyak Masalah, Benarkah? Kita nyatanya tidak bisa dipisahkan dengan lingkungan. Kita minum dan makan dari lingkungan, hidup dari lingkungan. Jika merusak lingkungan, berarti kita menghancurkan diri sendiri. Namun rupanya masih banyak yang…

  • Lingkungan - Nature

    Bergerak Bersama Jaga Hutan untuk Atasi Dampak Perubahan Iklim

    Seperti cacing kepanasan! Aku sering menggunakan istilah ini saat merasa kepanasan. Menggeliat di lantai rumah dengan keringat bercucuran sejak panas ekstrem kerap melanda Indonesia. Apalagi yang tinggal di daerah pesisir sepertiku, semakin kentara panasnya. Perubahan iklim dan banyaknya bencana hidrometeorologi memang tidak lepas dari perubahan suhu rata-rata bumi. Awalnya perubahan suhu ini berlangsung alami, namun akibat aktivitas manusia kenaikan suhu saat ini sudah naik sekitar 1,4 derajat. Kita, kerap salah kaprah soal kenaikan suhu bumi. Hanya naik sekian derajat nyatanya membuat perubahan signifikan pada kondisi bumi. Sama seperti kita jika naik suhu tubuhnya beberapa derajat bisa sakit dan demam. Bumi…