Finance

Pentingnya Literasi Keuangan Syariah untuk Perkembangan Ekonomi 

Literasi keuangan syariah

Ekonomi syariah nampaknya memberikan kejutan di tahun 2022. Meski terjadi pelemahan ekonomi yang terimbas pandemi COVID-19, faktanya ekonomi syariah terus meningkat. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Juni 2022 menunjukkan pangsa pasar keuangan syariah sebesar 10,41%, meningkat dari tahun sebelumnya di angka 10%.

Literasi Keuangan Syariah menjadi sangat penting mengingat peningkatan ekonomi dan keuangan syariah ini mempunyai potensi besar untuk jadi sumber pertumbuhan dan perkembangan ekonomi di Indonesia. 

Apalagi jika melihat konsep ekonomi syariah yang terbilang sejalan dengan kearifan lokal dengan budaya bangsa Indonesia yang memiliki semangat gotong royong. Dalam ekonomi syariah juga ada konsep kerjasama (syirkah) untuk aktivitas muamalah atau bisnis untuk saling bekerjasama memberi manfaat dan berbagi hasil.

Sistem ekonomi syariah pun berusaha untuk mewujudkan keseimbangan dari sektor riil, sektor keuangan, dan sektor sosial untuk menjaga kestabilan dan keadilan pada ekonomi nasional.

Kenapa Tren Ekonomi Syariah yang Terus Bertumbuh?

Transformasi pilihan masyarakat yang mulai melirik ekonomi syariah bukan tanpa alasan. Ekonomi syariah menjadi sebuah daya tarik bukan hanya di Indonesia namun secara global. Di Indonesia sendiri, jumlah populasi muslim mencapai 237,55 juta jiwa.  Dengan jumlah populasi ini, Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan sektor ekonomi syariah yang dapat memberikan kontribusi pada perkembangan ekonomi negara. 

Negara-negara seperti Qatar, Malaysia dan Turki juga telah menerapkan konsep keuangan syariah. Begitupun negara yang tidak menganut asas Islam mulai mengadopsi sistem ini secara perlahan seperti Singapura, Inggris, Hongkong dan Nigeria. Hal ini karena keuangan syariah tidak hanya berkaitan dengan penguatan ekonomi umat islam, namun juga menjadi konsep alternatif yang lebih stabil daripada sistem keuangan konvensional dengan nilai-nilainya yang universal. 

Faktor lain yang memicu tren ekonomi syariah adalah penetrasi penggunaan teknologi digital yang menjadi salah satu instrumen penting dalam keuangan. Dengan adanya teknologi digital, nilai-nilai islam dapat diperkenalkan dengan cara yang lebih luas dan mudah diterima oleh masyarakat. 

Perkembangan industri halal di dunia yang tumbuh pesat juga menjadi alasan ekonomi syariah makin dikenal. Pertumbuhan ini pun telah merambah ke berbagai negara terutama pada sektor pariwisata yang mendorong wisata halal. 

Tren Positif Keuangan Syariah

Peningkatan pangsa pasar ekonomi syariah tahun 2022 akan terus bertumbuh dan memiliki peluang cukup besar untuk dikembangkan. Pertumbuhan ini bersamaan dengan berkembangnya industri halal, seperti industri wisata halal, keuangan syariah, fintech juga keuangan sosial syariah.

tren keuangan syariah
Foto oleh Jack Sparrow : pexels.com
  • Produk Industri Halal

Ekosistem halal ini menjadi salah satu pendukung pertumbuhan ekonomi untuk Indonesia Maju. Sektor industri makanan halal dan islamic fashion menjadi sektor unggulan industri halal. Selain itu ada juga industri obat-obatan halal hingga wisata halal. 

Dengan populasi muslim yang besar, Indonesia mempunyai potensi bukan hanya sebagai konsumen makanan halal terbesar global tetapi juga produsen makanan halal untuk diekspor. Tren ini juga beriringan dengan tren konsumsi makanan yang aman, bersih dan sehat yang kini jadi preferensi masyarakat global dampak dari adanya pandemi. 

  • Industri Keuangan Syariah

Selain industri halal di bidang makanan dan fesyen. Sektor keuangan syariah juga mulai bertumbuh untuk maju bersama. Menurut OJK, Keuangan syariah tidak hanya identik dengan perbankan syariah. Tetapi juga sudah industri keuangan non-bank syariah. Misalnya asuransi syariah, dana pensiun syariah, perusahaan pembiayaan syariah, obligasi syariah (sukuk), reksadana syariah, dan aktivitas pasar modal syariah lainnya.

Literasi Keuangan Syariah untuk Dorong Perkembangan Ekonomi Syariah

islamic financing on keyboard
foto: shariaknowledgecentre.id/id/

Tren ekonomi syariah tentu menjadi angin segar akan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik. Namun yang perlu menjadi perhatian bersama adalah adanya gap pangsa pasar keuangan syariah dengan keuangan konvensional yang masih cukup besar

Hal ini menjadi tanda tanya besar mengingat penduduk Indonesia yang beragama islam mencapai 86,7% dan menjadi negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

Fakta ini senada dengan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2022. Indeks inklusi keuangan syariah baru mencapai 12,12%, jauh tertinggal dari indeks keuangan secara umum yang mencapai 85,10%. 

Rendahnya minat masyarakat akan produk dan jasa keuangan syariah karena tingkat literasi keuangan syariah yang masih rendah. Padahal literasi keuangan merupakan faktor yang sangat mempengaruhi masyarakat sebelum mengambil keputusan. Dengan adanya literasi keuangan syariah, akan membuat masyarakat lebih kenal akan produk dan layanan keuangan syariah.

Manfaat Literasi Keuangan Syariah

Literasi keuangan syariah sangat penting untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait produk dan jasa keuangan syariah. Kita pun bisa mengikuti kelas edukasi literasi keuangan syariah atau mencari informasi melalui website official berbagai produk/jasa keuangan syariah.

Salah satu website yang memberikan informasi dan edukasi ekonomi dan keuangan syariah yaitu Sharia Knowledge Centre (SKC) . Sharia Knowledge Centre (SKC) merupakan kanal informasi seputar keuangan dan ekonomi syariah yang diinisiasi oleh PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah). 

website sharia knowledge centre prudential syariah

Prudential Syariah menyediakan platform Sharia Knowledge Centre (SKC) untuk penggiat ekonomi syariah maupun masyarakat umum agar mampu meningkatkan literasi dan inklusi keuangan Syariah demi memajukan ekonomi Syariah dan menjadikan Indonesia sebagai pusat perkembangan ekonomi Syariah global.

Sharia Knowledge Centre (SKC) memberikan beragam informasi keuangan syariah diantaranya mengenai  Asuransi Syariah,  Ekonomi Syariah, Fikih Muamalah, Investasi Syariah,  Perbankan,  ZISWAF, dll.

Dengan adanya edukasi mengenai keuangan syariah ini, ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan yaitu:

  • Memberikan dan Memperluas Pengetahuan Finansial Syariah

Literasi keuangan syariah memberi kesempatan pada semua masyarakat Indonesia untuk belajar mengenai keuangan syariah di era digital. Masyarakat akan menyadari pentingnya pemahaman mereka yang sangat sangat dekat dengan produk dan jasa keuangan. 

Literasi keuangan syariah tak hanya diperuntukkan untuk umat muslim saja, tetapi juga masyarakat umum mengingat sistem syariah menjadi sebuah pilihan baru yang memberikan manfaat untuk pemulihan ekonomi nasional. 

Dengan mengenali prinsip dan cara kerja keuangan syariah. Masyarakat akan lebih bijak dalam memilih produk/jasa keuangan dan mengelola nya sesuai dengan prinsip keuangan syariah.

  • Mengubah Perilaku Masyarakat dalam Mengelola Keuangan

Literasi keuangan bukan hanya mampu memperkenalkan, namun juga mengubah dan memperbaiki pola pikir dalam perencanaan keuangan pribadi dan keluarga. Dengan adanya kesadaran akan pentingnya ilmu keuangan, khususnya ilmu keuangan syariah, diharapkan masyarakat mampu menata ulang keuangan mereka yang bermanfaat untuk kesejahteraan pribadi dan meningkatkan ekonomi negara dengan cara yang sesuai dengan prinsip syariah.

  • Memahami Sebelum Memilih Produk dan Jasa Keuangan Syariah

Adanya kasus yang melibatkan industri produk/jasa keuangan syariah tak lepas dari minimnya pengetahuan masyarakat akan keuangan syariah itu sendiri. Dengan adanya literasi keuangan syariah, masyarakat akan mengenal produk dan jasa termasuk manfaat, risiko, hak, dan kewajiban. 

Pemahaman ini akan meningkatkan keterampilan penggunaan dan pemanfaatan produk yang mendorong industri keuangan makin bertumbuh di masyarakat.

Manfaat literasi keuangan syariah akan terasa dampaknya bagi pribadi juga perkembangan ekonomi nasional dan global. Untuk itu perlu terus dilakukan peningkatan tingkat literasi dan keuangan syariah kepada masyarakat. 

Peningkatan literasi Keuangan syariah dapat diusahakan dengan adanya program edukasi dan sosialisasi, peningkatan inovasi dan memberikan motivasi kepada masyarakat untuk banyak membaca informasi keuangan syariah baik melalui buku maupun kanal website terpercaya.

 

Referensi:

shariaknowledgecentre.id/id/ 

https://www.setneg.go.id/baca/index/tingkatkan_literasi_ekonomi_dan_keuangan_syariah_peran_generasi_muda_sangat_strategis 

https://www.kominfo.go.id/content/detail/44800/wapres-minta-mes-kerja-cepat-dan-kompak/0/berita 

https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5783120/sri-mulyani-ungkap-4-faktor-ekonomi-syariah-bakal-jadi-tren-apa-saja 

https://www.its.ac.id/news/2019/09/26/kenalkan-ekonomi-syariah-untuk-sambut-tren-masa-depan/ 

https://www.ojk.go.id/ojk-institute/id/capacitybuilding/upcoming/1340/memperkuat-literasi-dan-inklusi-keuangan-syariah 

https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2023/03/28/ini-jumlah-populasi-muslim-di-kawasan-asean-indonesia-terbanyak 

Bagikan postingan ini :)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *