Kesehatan

Kenali Resiko Perawatan Akar Gigi dan Cara Mengatasinya

perawatan akar gigi

 

Perawatan saluran akar gigi, atau yang dikenal juga sebagai perawatan endodonti, adalah prosedur medis umum untuk menyelamatkan gigi yang mengalami kerusakan atau infeksi pada pulpa, yaitu jaringan lunak di dalam akar gigi. Prosedur ini umumnya aman dan efektif serta banyak manfaat. Namun seperti prosedur medis lainnya, terdapat beberapa resiko perawatan akar gigi yang perlu kamu ketahui sebelum menjalaninya.

Kenapa Perlu Perawatan Akar Gigi

Perawatan saluran akar gigi, atau dalam bahasa Inggris disebut root canal treatment, adalah prosedur untuk menyelamatkan gigi yang mengalami kerusakan parah atau infeksi. Kerusakan atau infeksi ini biasanya terjadi pada bagian dalam gigi yang lunak, yaitu pulpa. Pulpa gigi mengandung saraf dan pembuluh darah.

Tujuan utama perawatan saluran akar gigi adalah untuk mengangkat jaringan pulpa yang rusak atau terinfeksi tersebut. Dengan begitu, gigi bisa diselamatkan dan tetap berfungsi normal. Selain itu, perawatan ini juga bertujuan untuk mencegah infeksi menyebar ke jaringan di sekitar gigi.

Beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari perawatan saluran akar gigi yaitu:

  1. Membantu menyelematkan gigi alami dari ancaman ekstraksi dengan membersihkan dan mengisi saluran akar. Sehingga gigi tetap berfungsi tanpa harus dicabut.
  2. Mengurangi rasa sakit yang biasa dialami. Kamu tetap bisa menikmati makanan tanpa rasa sakit mengganggu.
  3. Perawatan akar gigi bukan hanya mengobati satu gigi tetapi juga mencegah masalah lain di gigi dan mulut. Dengan membersihkan infeksi dan mencegahnya menyebar, perawatan akar gigi membantu kesehatan keseluruhan gigi dan mulut.
resiko perawatan akar gigi
Foto oleh Anna Shvets: https://www.pexels.com/id-id/foto/wanita-yang-melakukan-pemeriksaan-gigi-3845653/

Risiko Umum Perawatan Saluran Akar Gigi:

Seperti prosedur medis pada umumnya. Perawatan akar gigi juga memiliki risiko yang perlu kita pertimbangkan diantaranya:

  • Nyeri: Rasa nyeri ringan setelah prosedur adalah hal yang wajar dan biasanya dapat diredakan dengan obat pereda nyeri yang dijual bebas. Namun, jika rasa nyeri terasa parah atau tidak kunjung membaik, segera hubungi dokter gigi Anda.
  • Infeksi: Infeksi dapat terjadi jika bakteri masuk ke dalam saluran akar yang telah dibersihkan dan diisi. Hal ini dapat menyebabkan rasa sakit, bengkak, dan demam. Jika Anda mengalami gejala-gejala ini, segera hubungi dokter gigi Anda.
  • Kerusakan gigi: Prosedur perawatan saluran akar gigi dapat melemahkan gigi, sehingga membuatnya lebih rentan terhadap retak atau patah. Dokter gigi Anda mungkin merekomendasikan pemasangan mahkota gigi untuk memperkuat gigi setelah perawatan.
  • Kegagalan perawatan: Dalam beberapa kasus, perawatan saluran akar gigi mungkin tidak berhasil dan gigi perlu dicabut. Hal ini dapat terjadi karena infeksi yang parah, anatomi akar gigi yang kompleks, atau komplikasi lainnya

Resiko yang Jarang Terjadi

Selain resiko umum yang sudah disebutkan diatas. Ada beberapa risiko yang bisa jadi ditemukan namun cukup jarang. Diantaranya:

  • Kerusakan saraf atau pembuluh darah: Jarang terjadi, namun jarum atau instrumen yang digunakan selama prosedur dapat mengenai saraf atau pembuluh darah di sekitar akar gigi. Hal ini dapat menyebabkan kesemutan, mati rasa, atau nyeri di area tersebut.
  • Patah jarum: Jarang terjadi, namun jarum yang digunakan selama prosedur dapat patah dan tertinggal di dalam akar gigi. Hal ini biasanya tidak menimbulkan masalah, namun dokter gigi Anda mungkin perlu mengeluarkan jarum tersebut di kemudian hari.
  • Reaksi alergi terhadap obat bius atau bahan lainnya: Pastikan untuk memberi tahu dokter gigi Anda tentang alergi yang Anda miliki, termasuk alergi terhadap obat-obatan dan lateks.

Penting untuk diingat bahwa risiko-risiko ini umumnya kecil dan manfaat perawatan saluran akar gigi biasanya jauh lebih besar daripada risikonya. Dokter gigi biasanya akan mendiskusikan risiko dan manfaat perawatan saluran akar gigi secara lebih rinci sebelum kamu menjalani prosedur ini.

Tips Mengurangi dan Mengatasi Risiko Komplikasi Perawatan Akar Gigi

Untuk membantu mengurangi risiko komplikasi perawatan akar gigi sebaiknya kamu memilih dokter, klinik/ rumah sakit yang punya reputasi baik dan sudah berpengalaman.

Selanjutnya ikutilah arahan dari dokter gigi sebelum dan setelah prosedur perawatan. Kamu juga perlu menjaga kesehatan mulut dengan baik dengan menyikat gigi selama dua menit di pagi hari setelah sarapan lalu sebelum tidur. Gunakanlah sikat gigi dengan bulu lembut dan pasta gigi sensitive untuk membantu meredakan nyeri gigi.

Lakukan kontrol gigi secara rutin untuk memastikan gigi tetap sehat. Jangan ragu untuk bertanya secara detail tentang perawatan akar gigi kepada dokter jika ada hal yang kamu ragukan.

Bagikan postingan ini :)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *