Paddle Pop punya kegiatan seru loh. Ummi dan Ubay akan berpetualang dan Liburan ke Planet Mochi! Seperti apa keseruannya? Assalamualaikum Semua… Apa kabarnya nih? Semoga teman-teman dalam kondisi sehat ya dan tetap semangat menjalani aktivitas walau di rumah saja. Sebenarnya menjalani hari-hari karena pandemi covid 19 ini memang nggak mudah. Setiap hari diliputi rasa khawatir akan kesehatan diri dan keluarga. Belum lagi banyak kegiatan yang akhirnya yang nggak bisa dilakukan seperti biasa. Sebagai orang tua, Ummi pun menghadapi tantangan besar yaitu menemani Abang Ubay belajar dari rumah. Abang sempat mengungkapkan kekecewaannya loh. “Kok Anak PAUD belajarnya online?” ucap nya satu…
-
-
Hai Bunda! Apa kabarnya nih? Semoga bunda dan keluarga sehat selalu. Walau banyak kegiatan kita terbatas karena pandemic, tetap semangat ya karena waktu di rumah bisa jadi kesempatan untuk menghangatkan hubungan bersama si kecil. Oya sebentar lagi kita akan menyambut Hari Anak Nasional, tepatnya tanggal 23 Juli. Bicara mengenai Hari Anak Nasional, aku punya harapan anak-anak Indonesia termasuk anak-anakku bisa menjadi anak yang soleh, punya akhlak yang baik serta sukses mencapai mimpinya. Kita sebagai orang tua punya peranan penting untuk mendampingi dan membimbing mereka. Ya, karena anak-anak punya hak untuk disayangi oleh orang tuanya. Aku percaya anak tak perlu hal…
-
Hai pembaca riafasha! Minal Aidin Walfaidzin, mohon maaf lahir dan batin ya. Tetap semangat merayakan Hari Raya Idul Fitri walau di rumah aja. Agar momen di rumah aja tidak membosankan terutama jika teman-teman mempunyai anak kecil baiknya melakukan kegiatan seru dan edukatif seperti bermain finger painting. Kegiatan finger painting adalah kegiatan melukis atau menggambar menggunakan jari. Anak-anak harus mencelupkan jarinya ke dalam cat agar bisa melukis sesuai dengan kreativitas dan imajinasi mereka. Manfaat Finger Painting Selain menyenangkan, kegiatan finger painting ternyata memberikan banyak manfaat yang baik untuk perkembangan si kecil. Menurut situs Ikatan Dokter Anak Indonesia aktivitas finger painting atau mewarnai…
-
Di periode emas pertumbuhannya otak anak berkembang sangat cepat dalam mempelajari sesuatu yang akan berguna di masa depannya. Untuk itu penting sekali stimulasi dari orang tua dan lingkungan sekitar untuk mendukung pertumbuhan si kecil terutama perkembangan bahasa dan perkembangan motorik anak. Perkembangan Bahasa Anak Di tahap perkembangan bahasa anak pada usia 0-12 bulan, bayi biasanya berada dalam tahap pralinguistik yang menunjukkan komunikasinya dalam bentuk symbol- symbol ekspresi. Bayi mulai merespons suara, mengulang konsonan atau vocal, memahami perintah verbal serta menunjuk arah. Biasanya pada umur 10 bulan bati sudah mulai mengucapkan kata sederhana seperti menyebut nama orang terdekatnya misalnya ayah atau…
-
Matanya berbinar, senyumnya begitu sumringah, jari-jarinya bergerak tak sabar ingin membalik lembar buku selanjutnya. Telah berulang kali ia baca buku yang sama, tapi ekspresi kecerian Ubay selalu terulang. Cerita bergambar tentang keteladanan Rasulullah yang saya berikan di hari ulang tahunnya kini jadi salah satu buku favoritnya. Bukan hanya Ubay yang senang, saya sebagai orang tua makin bersemangat untuk mengumpulkan bacaan bergizi sebelum ia memasuki dunia sekolah. Pesan dari Pak Agus, fasilitator saat saya mengikuti bimtek literasi selalu terngiang. “Literasi itu sepanjang hayat, harus diterapkan pada anak sejak dalam kandungan hingga tiada nanti dan orangtualah yang bertanggung jawab mengenalkan kepada literasi”.…
-
Memasuki umur 1,5 tahun Ghazy semakin aktif dan selalu ingin mencari tahu hal-hal baru. Ia mulai bosan jika diberikan permainan yang itu-itu saja. Ghazy akan sangat senang jika saya mengajaknya bermain tanah, bebatuan juga membongkar peralatan pertukangan abahnya. Nah ternyata memang di usia 1-2 tahun, otak si Kecil kian dipenuhi rasa ingin tahu, lebih mampu mengekspresikan emosinya, dan semakin aktif. Oleh sebab itu, ini saat yang tepat bagi saya sebagai ibu untuk mulai merangsang kecerdasan anak melalui aneka aktivitas menyenangkan. Nah saya pernah baca artikel parenting yang sangat membantu untuk mengasah kecerdasan anak. Berikut beberapa kegiatan menyenangkan yang bisa kita…
-
Menanamkan kebiasaan baik harus dimulai sejak dini. Peran orang tua dan guru sangat penting dalam membentuk karakternya yang akan dibawa hingga besar nanti. Kita tidak mungkin mengharapkan anak menjadi anak yang cinta lingkungan dan menjaga kebersihan, jika sejak kecil tidak dibiasakan untuk mandi secara teratur atau membuang sampah pada tempatnya. Menanamkan kebiasaan baik sejak kecil akan menghasilkan pribadi anak yang mengagumkan. Sebenarnya tidaklah sulit, namun perlu konsistensi dan kerja sama di keluarga.Kerja sama antara ibu dan ayah menurut saya sangat penting. Bahkan kunci dari semuanya, keduanya harus sepakat akan mendidik anak seperti apa. Misalkan ingin anak agar tidak membuang sampah…
-
Hari-hari seorang ibu bisa kita ibaratkan seperti pelangi. Indah setelah menanti hujan reda. Melihat perkembangan si kecil yang mencengangkan tak jarang kita menjadi haru biru dan dipenuhi rasa syukur. Kadang pula kita diliputi perasaan sedih karena si kecil tidak menunjukkan perubahan yang kita harapkan. Walaupun kita semua tahu setiap anak itu unik, ada yang cepat dan ada yang lambat perkembangannya, kadang ya omongan orang-orang disekitar sering meninggalkan rasa tak sabaran dihati kita. Pernah nggak sih ngerasain bunda? Waktu anak seumuran si kecil sudah bisa berjalan, anak kita masih tertatih-tatih untuk menopang tubuhnya. Atau saat anak orang lain bicara sudah ceplas…
-
Berdamai menjadi ibu tentu tidak mudah. Berdamai dengan rasa bersalah, berdamai dengan rasa tertekan. Terus berusaha untuk bahagia agar keluarga pun terus bahagia. Sudahkah kita menerima peran sebagai seorang ibu? Waktu menunjukkan pukul 12 malam. Ubay belum juga mengantuk, ia malah menggoyangkan badan saya yang mulai lemas. “Umi Lapar…” lucunya ia mengelus perut seperti orang yang dilanda lapar berat. Saya menggendongnya turun dari kasur lalu mengambilkan sepiring nasi dengan lauk udang, benar saja ia menghabiskan nasi tanpa tersisa. Matanya seperti terang benderang, masih ingin bermain. Ia tertidur selepas magrib dan terbangun jam 10 di saat saya baru selesai menulis dan…
-
Menempel : Belajar Bentuk dan Warna Menempel merupakan salah satu kegiatan belajar melalui bermain yang sangat menyenangkan bagi anak-anak. Saya ingat sewaktu mengajar di PAUD memperkenalkan beragam bentuk dan warna menjadi menarik dan menyenangkan dengan kegiatan menempel kan kertas yang sudah diwarnai dan digunting. Hasil yang dicapai pun jauh lebih memuaskan dibandingkan mencekoki anak dengan ceramah geometri yang membosankan. Baca Juga : Mainan Edukatif dari Kardus Bukan hanya belajar bentuk, banyak kegiatan kreatif lainnya yang bisa kita kembangkan hanya dengan tema dasar menempel. Memperkenalkan beragam jenis buah, hewan, anggota tubuh hingga abjad dan hijaiyah. Permainan edukatif ini bisa dilakukan oleh…